MEMAHAT PESONA SEORANG MUSLIMAH

850085

850085

Sebelum kedatangan Islam bersama tuntunannya yang membawa rahmat bagi seisi alam (rahmatal lil ‘alamin), kedudukan seorang wanita sangatlah rendah bahkan hina. Memang, terdapat beberapa wanita non muslim yang mendapatkan posisi tinggi seperti Cleopatra, Ratu Seba dan permaisuri Orchid, permaisuri terakhir kekaisaran negeri China. Sayangnya jumlah mereka teramat sedikit, dan memerlukan perjuangan luar biasa untuk mencapai posisi tersebut. Dan meskipun sejarah kehidupan mereka banyak yang berakhir tragis, namun tinta sejarah tetap mencatat mereka sebagai wanita-wanita yang hebat pada masanya.

Kehadiran Islam telah mengangkat derajat kaum wanita, di mana para muslimah juga memiliki peluang yang sama dengan kaum pria untuk melakukan amal ibadah untuk mencapai ridha dan cinta Allah SWT.

Sayangnya, kemajuan peradaban tak sekonyong-konyong membuat wanita mendapatkan posisi istimewa sebagaimana Islam telah mengaturnya. Segudang problematika harus dihadapi kaum wanita dalam balutan sistem yang jauh dari nilai-nilai Islam sehingga membuat banyak wanita terdampar dalam kehinaan yang kadangkala juga diakibatkan oleh kebodohan mereka sendiri.

Untungnya, Islam telah memberi tuntunan kepada muslimah agar terhindar dari kehinaan walaupun harus hidup dalam sistem yang tak kondusif terhadap perkembangan Islam. Jawabannya secara sederhana namun kompleks termaktub dalam tiga poin besar, yakni Cantik, Cerdas dan Sholehah. Kecantikan yang dimaksud adalah kecantikan luar dan dalam.

Kecantikan itu terpancar dari dalam diri melalui pribadi dan sikap yang menarik. Berikut uraian singkatnya :
 Jadikanlah Ghadhul Basyar (menundukkan pandangan) sebagai hiasan kedua mata, maka mata akan semakin bening dan jernih
 Oleskan lipstik kejujuran pada bibir maka ucapan yang terlahir dari bibir akan semakin manis
 Gunakan pemerah pipi berupa rasa malu
 Pakailah sabun istigfar untuk membersihkan dosa dan kesalahan
 Rawatlah rambut dengan jilbab Islami yang akan melindungi dari pandangan kaum pria
 Pakailah giwang kesopanan pada kedua telinga
 Hiasilah kedua tangan dengan gelang tawadhu, jari dengan cincin ukhuwah dan leher dengan kalung kesucian
 Bedakilah wajah dengan air wudhu yang kelak akan bercahaya di akhirat

Untuk mendapatkan kecantikan luar tentunya sahabat Sakinah harus menerapkan pola hidup sehat, sadar gizi, makan dengan teratur, berolahraga, menjaga kebersihan diri, pakaian dan lingkungan, cukup istirahat serta melakukan perawatan rutin yang tentunya tidak harus mahal dengan kosmetika yang halal dan aman. Penting dicatat bahwa fisik yang menarik bukanlah untuk menarik perhatian laki-laki yang bukan mahram melainkan untuk membuat Allah semakin menyayangi kita karena Allah menyukai keindahan dan kebersihan. Tentunya untuk itu semua diperlukan kesabaran, kerja keras dan disiplin serta selalu ingat bahwa kita adalah cerminan dari ajaran yang kita anut, sehingga wajib bagi kita untuk tampil sesuai aturan yang telah digariskan oleh Islam.

Hal selanjutnya yang wajib dimiliki seorang muslimah adalah kecerdasan. Kecerdasan diperoleh dengan menuntut ilmu secara sungguh-sungguh. Untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, DR. Ali Al Qohthoni memaparkan caranya sebagai berikut :

 Berdoa kepada Allah agar diberi ilmu yang bermanfaat
 Bersungguh-sungguh dan berkeinginan keras dalam mencari ilmu dan mengharapkan ridha Allah terutama dalam mengkaji kitab Al Quran dan Sunnah.
 Menjauhi maksiat dengan bertakwa kepada Allah SWT
 Tidak sombong dan tidak malas menuntut ilmu
 Ikhlas karena Allah SWT
 Mengamalkan ilmu secara terus-menerus

Selanjutnya muslimah itu haruslah sholehah. Dalam surah An Nisa ayat 34, Allah berfirman yang artinya. “Wanita sholehah ialah qonitat (yang taat kepada Allah) serta hafizhat (memelihara diri) oleh karena Allah telah memelihara mereka.”

Kesholehan lekat dengan makna ketaatan seperti yang dicontohkan oleh para Nabi dan Rasul. Sedangkan memelihara diri dalam makna luas termasuk memelihara keluarga dan amanah yang diberikan karena kelak semua amanah tersebut harus kita pertanggungjawabkan di pengadilan Allah.

Untuk memenuhi kriteria muslimah sebagaimana yang telah diatur dalam Islam, seorang muslimah harus berusaha tanpa henti memahat pesona dirinya dengan meningkatkan kualitas untuk tujuan meraih ridha dan cinta Allah. Dengan mengetahui hakikat penciptaan diri dan tujuan penciptaan kita disertai usaha-usaha untuk terus hidup dengan tuntunan Islam yang syamil mutakamil, utuh menyeluruh dan sempurna, maka kita akan terhindar dari kehinaan duniawi dan akan mendapatkan tempat yang istimewa sebagaimana keistimewaan yang diberikan dalam tujuan penciptaan kita. Oleh karenanya, marilah bersama-sama kita berusaha meningkatkan kualitas diri meliputi kecerdasan, kecantikan hakiki dan menjadikan diri kita sebagai wanita sholehah yang merupakan sebaik-baik perhiasan dunia.

Sumber: sebagian tulisan ini diambil dari Agenda Muslimah
Penulis
Risa Mutia
Riawani Elyta

Editor: Afifah Afra

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *