Lembutkan Hati, Raih Kasih Sayang Illahi

nature-wallpaper-free-2066

Menurut kamus Besar Bahasa Indonesia lembut berarti lunak/halus, sedangkan kelembutan bisa diartikan kehalusan. Kehalusan bermakna luas, bisa kehalusan dalam bersikap, kehalusan budi pekerti dan lain sebagainya. Jika tadi sudah dibahas makna kelembutan dilihat dari segi bahasa Indonesia, sekarang mari kita coba membahas kelembutan dari berdasarkan Al-Quran. Di dalam Al-Quran, Allah Subhanahu wa Ta’ala banyak menyebutkan mengenai lemah lembut, di antaranya sebagai berikut:

1. Q.S Ali Imran ayat 159
“Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka, sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (Qs. Ali Imran: 159)

Berdasarkan ayat diatas sifat dasar lemah lembut disebabkan oleh Rahmat yang diberikan Allah kepada makhluknya. Allah yang maha Rahmat memerintahkan kita sebagai makhluk Nya untuk senantiasa berlemah lembut.

2. Q.S Thaha ayat 43-44
“Pergilah kamu berdua kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas. Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat dan takut.” (QS. Thaha: 43-44)

3. Q.S An Nahl
“Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah (lemah lembut) dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An-Nahl: 125)

Banyak sekali ayat Al-Quran yang menerangkan mengenai sikap lemah lembut. Itu artinya Allah sangat menganjurkan kita, ummat Islam untuk senantiasa bersikap lemah lembut. Lemah lembut dalam apa saja? Tentunya dalam berbagai hal seperti:

1. Lemah Lembut Ketika Bertutur Kata
Sebagai seorang muslim hendaklah menjaga lisan kita. Dalam suatu hadits dikatakan: “Amal yang paling dicintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah menjaga lisan.” (HR. Baihaqi).

Salah satu cara untuk menjaga lisan adalah lemah lembut dalam bertutur kata, tidak seenaknya saja berbicara dengan saudara sesama muslim. Tidak ghibah juga termasuk amal untuk menjaga lisan kita. Dalam suatu syair dikatakan pula, lisan itu lebih tajam dari sebuah pedang. Ketika lisan sudah menyakiti hati seseorang, luka itu akan membekas dan susah untuk sembuh. Jadi pandai-pandailah kita untuk menjaga lisan karunia Allah ini.

2. Lemah Lembut Ketika Bersikap
Dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang kita temui, dimanapun kita berada dan dengan siapapun itu Islam mengajarkan kita agar senantiasa bersikap lemah lembut. Karena sikap lemah lembut merupakan salah satu amalan kebaikan.

3. Lemah Lembut Terhadap Keluarga
Bersikap lemah lembut dengan keluarga akan senantiasa menambah keharminisan dalam sebuah rumah tangga. Ketika dalam suatu keluarga menerapkan lemah lembut insyaAllah akan terbentuk Baiti Jannati, rumah yang serasa surga.

4. Lembut terhadap Orang yang Tidak Tahu
Pernah saya membaca dalam sebuah cerita tentang kelembutan Rasulullah Sholallahu ‘alaihi Wassalam terhadap orang yang tidak tahu. Diceritakan bahwa ada seorang Arab Badui yang kencing di dalam masjid, sahabat Rasul yang melihat kejadian tersebut merasa marah dan hendak menegur seorang Arab Badui tersebut. Tetapi tahukah apa yang dikatakan Rasul?

Rasul berkata: “Biarkanlah orang tersebut menyelesaikan hajatnya terlebih dahulu.” Setelah itu Rasul menyiramkan air ke tempat bekas orang arab badui itu kencing dan berkata kepada Arab Badui, “Sesungguhnya masjid ini adalah tempat yang suci.”
MashaaAllah, begitu lembutnya Rasul terhadap orang yang tidak tahu.

5. Lembut terhadap Orang Kafir
Terhadap orang kafir pun kita diminta untuk berlemah lembut. Karena islam itu adalah agama yang penuh kedamaian.

Praktik lemah lembut di dalam Islam itu banyak sekali, uraian diatas adalah sebagian kecil dari kelembutan. Kelembutan itu sebaiknya dipraktikkan dalam segala hal. Demikian uraian singkat mengenai lemah lembut, semoga bermanfaat dan kita bisa mempraktekkannya…

Wallahu a’lam bishshowab

Oleh Desy Windyana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *