P0315417

HARUSKAH BERCERAI?

P0315417

Suatu hari, saya bertemu dengan seorang kawan lama. Namun kali ini dia tidak seperti yang saya kenal sebelumnya. Dia sangat banyak berubah, tampak lebih pemurung dan lebih tertutup. Sesekali airmata membasahi pipinya, dengan hati-hati saya bertanya kenapa dan ada apa yang sudah terjadi perlahan dia menceritakan yang sudah terjadi.

Perceraian adalah alasan mengapa dia menjadi seperti ini, semua pasti memaklumi mengapa dia seperti ini tetapi yang sangat disayangkan perceraian terjadi karena dia sendiri yang mengajukannya, namun setelah bercerai dia malah terbelenggu rasa sesal kenapa dengan begitu emosi dan begitu mudah memutuskan untuk berpisah sementara permasalahan belum tertuntaskan. Yang lebih menyakitkan baru saja sebulan palu perceraian diketuk, pasangannya sudah memutuskan untuk menikah lagi.

Lepas dari cerita diatas, sebuah perceraian pasti menimbulkan sesuatu yang tidak menyenangkan bagi suami istri dan keluarga masing-masing. Apalagi jika perceraian tersebut dipicu oleh permasalahan yang melibatkan keluarga sehingga memasuki gerbang permusuhan keluarga kedua belah pihak. Padahal mungkin permasalahan yang sebenarnya, suami istri tersebut kurang bisa mengeskplor atau mencurahkan rasa kasih sayang diantara keduanya. Kesibukan diantara mereka, komunikasi yang tak lancar juga campur tangan dari pihak lain. Menyebabkan hubungan mereka semakin rengang, semakin rumit padahal akar cinta masih bersemi di hati masing-masing.

Kasus ini menjadi pelajaran untuk kita, tatkala ketidakharmonisan sedang melanda dalam rumah tangga. Janganlah langsung berfikir untuk bercerai karena mungkin bercerai pun belum tentu menjadi solusi dalam permasalahan ini. Penulis terkadang ngeri dengan beberapa selebritis yang mengomentari tentang perceraiannya, mereka mengatakan jalan cerai membuat kita lebih bisa akur dan berdamai ketimbang masih dalam ikatan suami istri. Hal ini sangat ditakutkan karena pernyataannya bisa menjadi rujukan banyak orang saat rumah tangganya sedang berada dalam permasalahan yang pelik. Semoga rumah tangga yang kita arungi selalu dilandaskan untuk memperoleh cinta Allah SWT agar dalam kondisi darurat pun kita akan selalu berpegang pada ketentuanNya.

Kontributor: Feli Mulyani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>