Category Archives: KEMUSLIMAHAN

flower-wallpaper-8

Agar Malam Pertama Penuh Berkah, Ini yang Harus Kalian Kerjakan

kawan imut-rayuan

Pengantin baru, ahai… malam pertama! Betapa mendebarkan. Konon, malam pertama selalu menjadi hal paling didambakan oleh sepasang pengantin.

Bahkan, menurut Konsultan Sayap Sakinah Center, dan pengisi Rubrik Harmoni Keluarga di MH FM Surakarta, Yeni M. Ahmad alias Afifah Afra, malam pertama adalah sesuatu yang selalu dikenang sepanjang masa pernikahan seseorang. Continue reading

Stop Galau, Dear Ibu Rumah Tangga!

orang tuaMenjadi ibu idaman itu ternyata tak semudah sangkaan sebagian orang. Banyak para IRT yang akhirnya terjebak dalam kegalauan yang panjang. Hingga akhirnya merasa diri tidak pantas menjadi ibu, tidak bermanfaat, tidak sukses berbisnis, tak berdaya, tidak pintar masak, tidak pandai merapikan rumah, tidak mengerti bagaimana seharusnya mendidik anak. Lalu semakin iri ketika salah seorang teman kita bisnisnya sukses, anak-anaknya membanggakan, hebat hapalan Al-Qurannya, kegiatannya sebreg dan semakin harmonis bersama suaminya. Continue reading

850085

MEMAHAT PESONA SEORANG MUSLIMAH

850085

Sebelum kedatangan Islam bersama tuntunannya yang membawa rahmat bagi seisi alam (rahmatal lil ‘alamin), kedudukan seorang wanita sangatlah rendah bahkan hina. Memang, terdapat beberapa wanita non muslim yang mendapatkan posisi tinggi seperti Cleopatra, Ratu Seba dan permaisuri Orchid, permaisuri terakhir kekaisaran negeri China. Sayangnya jumlah mereka teramat sedikit, dan memerlukan perjuangan luar biasa untuk mencapai posisi tersebut. Dan meskipun sejarah kehidupan mereka banyak yang berakhir tragis, namun tinta sejarah tetap mencatat mereka sebagai wanita-wanita yang hebat pada masanya.

Kehadiran Islam telah mengangkat derajat kaum wanita, di mana para muslimah juga memiliki peluang yang sama dengan kaum pria untuk melakukan amal ibadah untuk mencapai ridha dan cinta Allah SWT.

Sayangnya, kemajuan peradaban tak sekonyong-konyong membuat wanita mendapatkan posisi istimewa sebagaimana Islam telah mengaturnya. Segudang problematika harus dihadapi kaum wanita dalam balutan sistem yang jauh dari nilai-nilai Islam sehingga membuat banyak wanita terdampar dalam kehinaan yang kadangkala juga diakibatkan oleh kebodohan mereka sendiri.

Untungnya, Islam telah memberi tuntunan kepada muslimah agar terhindar dari kehinaan walaupun harus hidup dalam sistem yang tak kondusif terhadap perkembangan Islam. Jawabannya secara sederhana namun kompleks termaktub dalam tiga poin besar, yakni Cantik, Cerdas dan Sholehah. Kecantikan yang dimaksud adalah kecantikan luar dan dalam.

Kecantikan itu terpancar dari dalam diri melalui pribadi dan sikap yang menarik. Berikut uraian singkatnya :
 Jadikanlah Ghadhul Basyar (menundukkan pandangan) sebagai hiasan kedua mata, maka mata akan semakin bening dan jernih
 Oleskan lipstik kejujuran pada bibir maka ucapan yang terlahir dari bibir akan semakin manis
 Gunakan pemerah pipi berupa rasa malu
 Pakailah sabun istigfar untuk membersihkan dosa dan kesalahan
 Rawatlah rambut dengan jilbab Islami yang akan melindungi dari pandangan kaum pria
 Pakailah giwang kesopanan pada kedua telinga
 Hiasilah kedua tangan dengan gelang tawadhu, jari dengan cincin ukhuwah dan leher dengan kalung kesucian
 Bedakilah wajah dengan air wudhu yang kelak akan bercahaya di akhirat

Untuk mendapatkan kecantikan luar tentunya sahabat Sakinah harus menerapkan pola hidup sehat, sadar gizi, makan dengan teratur, berolahraga, menjaga kebersihan diri, pakaian dan lingkungan, cukup istirahat serta melakukan perawatan rutin yang tentunya tidak harus mahal dengan kosmetika yang halal dan aman. Penting dicatat bahwa fisik yang menarik bukanlah untuk menarik perhatian laki-laki yang bukan mahram melainkan untuk membuat Allah semakin menyayangi kita karena Allah menyukai keindahan dan kebersihan. Tentunya untuk itu semua diperlukan kesabaran, kerja keras dan disiplin serta selalu ingat bahwa kita adalah cerminan dari ajaran yang kita anut, sehingga wajib bagi kita untuk tampil sesuai aturan yang telah digariskan oleh Islam.

Hal selanjutnya yang wajib dimiliki seorang muslimah adalah kecerdasan. Kecerdasan diperoleh dengan menuntut ilmu secara sungguh-sungguh. Untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, DR. Ali Al Qohthoni memaparkan caranya sebagai berikut :

 Berdoa kepada Allah agar diberi ilmu yang bermanfaat
 Bersungguh-sungguh dan berkeinginan keras dalam mencari ilmu dan mengharapkan ridha Allah terutama dalam mengkaji kitab Al Quran dan Sunnah.
 Menjauhi maksiat dengan bertakwa kepada Allah SWT
 Tidak sombong dan tidak malas menuntut ilmu
 Ikhlas karena Allah SWT
 Mengamalkan ilmu secara terus-menerus

Selanjutnya muslimah itu haruslah sholehah. Dalam surah An Nisa ayat 34, Allah berfirman yang artinya. “Wanita sholehah ialah qonitat (yang taat kepada Allah) serta hafizhat (memelihara diri) oleh karena Allah telah memelihara mereka.”

Kesholehan lekat dengan makna ketaatan seperti yang dicontohkan oleh para Nabi dan Rasul. Sedangkan memelihara diri dalam makna luas termasuk memelihara keluarga dan amanah yang diberikan karena kelak semua amanah tersebut harus kita pertanggungjawabkan di pengadilan Allah.

Untuk memenuhi kriteria muslimah sebagaimana yang telah diatur dalam Islam, seorang muslimah harus berusaha tanpa henti memahat pesona dirinya dengan meningkatkan kualitas untuk tujuan meraih ridha dan cinta Allah. Dengan mengetahui hakikat penciptaan diri dan tujuan penciptaan kita disertai usaha-usaha untuk terus hidup dengan tuntunan Islam yang syamil mutakamil, utuh menyeluruh dan sempurna, maka kita akan terhindar dari kehinaan duniawi dan akan mendapatkan tempat yang istimewa sebagaimana keistimewaan yang diberikan dalam tujuan penciptaan kita. Oleh karenanya, marilah bersama-sama kita berusaha meningkatkan kualitas diri meliputi kecerdasan, kecantikan hakiki dan menjadikan diri kita sebagai wanita sholehah yang merupakan sebaik-baik perhiasan dunia.

Sumber: sebagian tulisan ini diambil dari Agenda Muslimah
Penulis
Risa Mutia
Riawani Elyta

Editor: Afifah Afra

Manfaat Berhijab Bagi Kesehatan

akhwat mesir

Sahabat Sakinah, pada artikel sebelumnya kita telah membahas tips memelihara rambut yang sehat untuk muslimah yang berhijab, nah, pada artikel kali ini, kita akan membicarakan manfaat hijab untuk kesehatan. Ya. Hijab ternyata tidak hanya berfungsi menutup aurat dan melindungi kaum wanita dari pandangan lawan jenis lho, tetapi hijab juga dapat melindungi pemakainya dari berbagai jenis penyakit.

Sebelumnya, mari sejenak kita luruskan dulu pemahaman tentang hijab. Sesuai tata bahasa, hijab berarti penghalang dari sesuatu. Jadi, jika dianalogikan dengan aturan berbusana bagi muslimah, hijab mengacu pada busana yang dapat menutup aurat seorang muslimah. Dalam hal ini, hijab termasuk khimar (penutup kepala) dan jilbab (pakaian yang diulurkan ke seluruh tubuh).

Baca yuk, Cara Memilih Khimar!

Berikut diantara manfaat berhijab bagi kesehatan:

  1. Berhijab dapat mencegah kontak langsung antara kulit dan cahaya matahari. Kulit yang sering terpapar sinar matahari secara langsung, beresiko terkena berbagai penyakit, seperti : kanker kulit, peradangan kulit luar, kulit terbakar, melanoma, dan sebagainya. Dengan demikian, berhijab dapat membantu melindungi pemakainya dari kemungkinan terkena berbagai penyakit kulit.
  2. Berhijab dapat membantu memperlambat proses penuaan yang antara lain dipengaruhi oleh sengatan sinar matahari. Sinar matahari memang penting bagi pembentukan vitamin D yang baik bagi kesehatan kulit. Namun, sinar matahari juga dapat merangsang melanosit (sel-sel melanin) untuk mengeluarkan melanin, yang berakibat pada rusaknya jaringan kolagen dan elastin. Padahal, kedua jaringan ini berperan penting dalam menjaga keindahan dan kelenturan kulit. Maka dengan berhijab, proses penuaan dini dapat dicegah dengan lebih baik, mengingat krim sunscreen dan sunblock juga belum dapat memberi perlindungan yang maksimal kepada pemakainya.
  3. Berhijab juga dapat mencegah kulit menjadi cepat kering bagi muslimah yang bekerja berjam-jam di ruang berpendingin udara (air conditioner). Meskipun kulit telah dioles dengan pelembap, namun pelembap hanya bekerja efektif selama beberapa jam saja. Maka berhijab akan membantu menjaga kelembapan kulit dengan lebih maksimal.
  4. Berhijab memberi ruang gerak yang lebih leluasa pada pori-pori kulit untuk bernapas mengingat berhijab harus longgar dan tidak mengikuti lekuk tubuh. Hal ini berbanding terbalik dengan pakaian ketat yang dapat memerangkap sirkulasi keringat sehingga lebih beresiko terkena gangguan kulit seperti gatal-gatal dan iritasi.

Masya Allah. Betapa perintah Allah untuk berhijab ternyata punya manfaat yang sangat luas ya sahabat. Semoga dengan fakta ini dapat meperkokoh niat kita untuk berhijab dengan sempurna dalam rangka meraih keridhoan Allah swt. Amin.

Referensi :
http://gaya-busanamuslim.blogspot.co.id

Penulis :
Riawani Elyta
Penulis nonfiksi Sayap-sayap Sakinah, Sayap-sayap Mawaddah dan 14 novel.
FB : Riawani Elyta
Twitter : @RiawaniElyta
Blog : www.riawanielyta.com
IG : riawani_elyta

________________________________________________

Yuk ikuti LOMBA MENULIS RESENSI BUKU SERI SAYAP SAKINAH

hijab muslimah

Berhijab, Rambut Tetap Sehat #2

hijab muslimah

Melanjutkan artikel sebelumnya, Berhijab, Rambut Tetap Sehat #1, selain melalui perawatan rambut secara teratur, pemilihan bahan khimar atau penutup kepala dan cara mengenakannya juga penting lho untuk menjaga kesehatan rambut, khususnya untuk kita wanita berhijab. Berikut di antara tips memilih dan menggunakan khimar :

  1. Pilih khimar yang mudah menyerap keringat seperti yang berbahan kaos, katun atau spandek, sehingga rambut terhindar dari kelembapan berlebihan yang dapat menyebabkan rambut menjadi kusam, lepek dan juga berketombe.
  2. Sebaiknya hindari menggunakan khimar warna hitam atau gelap pada saat siang hari yang terik, karena warna hitam atau gelap sangat mudah menyerap sinar matahari, sehingga membuat rambut atau kulit kepala menjadi lebih panas.
  3. Khimar yang berlapis-lapis tidak disarankan, tetapi jika terpaksa mengenakannya, misalnya karena bahannya agak tipis atau warna yang transparan, sebaiknya jangan lebih dari empat lapis, karena akan membuat kulit kepala sulit bernapas.
  4. Kenakan khimar yang longgar, tidak terikat di bagian leher yang dapat menyebabkan udara terhambat masuk.
  5. Kenakan Ciput untuk dalaman yang berbahan nyaman untuk kulit, seperti lucy/lycra, polyspun, paris, atau viscose. Jangan pula menggunakan ciput terlalu ketat.
  6. Sebelum mengenakan khimar, rambut harus dalam kondisi sudah kering atau setengah kering, karena rambut yang masih dalam kondisi basah atau lembab apabila langsung ditutup khimar, cenderung menyebabkan rambut menjadi rapuh dan berketombe.
  7. Rambut yang panjang sebaiknya jangan diikat terlalu keras sebelum mengenakan khimar, karena akan menyebabkan rambut mudah patah dan lembap.
  8. Beri kesempatan kulit kepala untuk bernapas dengan melepas khimar jika kondisinya memungkinkan. Disarankan untuk tidak menggunakan khimar lebih dari 8 jam berturut-turut karena dapat mengganggu sirkulasi udara pada kulit kepala.

Nah, buat sahabat yang berhijab, jangan khawatir dengan kesehatan rambut kita meski selalu tertutup, ya. Asalkan perawatannya teratur dan tepat, insya Allah rambut tetap terpelihara dan aturan Islam dalam berbusana tetap dapat kita tegakkan dengan baik.

Referensi :
www.doktercantik.com
www.media.zoya.co.id

Sumber gambar: DARI SINI

Penulis :
Riawani Elyta
Penulis nonfiksi Sayap-sayap Sakinah, Sayap-sayap Mawaddah dan 14 novel.
Saat ini juga aktif sebagai kontributor media online, mentor kelas menulis online dan admin di komunitas Be A Writer.
FB : Riawani Elyta
Twitter : @RiawaniElyta
Blog : www.riawanielyta.com
IG : riawani_elyta

kartun sampo

Berhijab, Rambut Tetap Sehat #1

kartun sampo

Rambut adalah mahkota wanita. Bagi sahabat yang berhijab, meski rambut senantiasa tertutup oleh jilbab, bukan berarti kita boleh lalai dalam merawatnya ya. Karena rambut yang senantiasa tertutup, jika tidak dirawat dengan baik, bisa memicu berbagai gejala kerusakan, seperti mengalami rontok, berketombe, lepek, mudah patah, kusam, dan sebagainya.

Perawatan rambut untuk muslimah yang berhijab sebenarnya nggak ribet kok. Pada bagian pertama artikel ini, kita akan terlebih dulu membahas tips-tips perawatan rambut bagi sahabat yang berhijab. Yuk, simak tips-tipsnya berikut ini:

1. Keramas dua atau tiga kali seminggu dengan sampo yang sesuai dengan jenis dan masalah rambut. Pada saat keramas, tuang sampo secukupnya ke atas rambut yang sudah dibasahi, lalu pijat secara lembut dan merata. Pijatan teratur pada saat keramas ini juga bermanfaat untuk memperlancar peredaran darah di kepala dan sekaligus menjadi relaksasi. Tunggu beberapa menit sampai sampo meresap ke kulit kepala lalu bilas sampai bersih. Ulangi sekali lagi untuk hasil yang lebih baik.

2. Bagi sahabat yang mengalami masalah kerusakan rambut, seperti rambut kering, kusam, rontok, berketombe, bercabang, dan lain-lain, sahabat dapat menambahkan ekstra perawatan seperti melakukan creambath, mengoleskan serum atau masker secara teratur sekali seminggu. Untuk perawatan dengan menggunakan hair tonik, sahabat dapat mengoleskannya setiap kali habis keramas. Jenis perawatan harus disesuaikan dengan masalah yang dialami, dan apa yang terpenting, adalah melakukannya secara teratur. Jika masalah rambut tergolong parah, sahabat sebaiknya berkonsultasi atau melakukan perawatan di salon muslimah.

3. Rambut yang sehat juga harus didukung dengan nutrisi. Oleh karenanya, sangat dianjurkan agar sahabat rutin mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, khususnya yang mengandung vitamin dan mineral yang baik bagi kesehatan rambut seperti kacang-kacangan, bayam, pisang, dan lain-lain.
4. Sisir rambut secara rutin dua kali sehari. Menyisir rambut selain berfungsi untuk kerapian juga dapat membantu memperlancar sirkulasi darah di kepala. Jika sahabat mengalami masalah kerontokan rambut, gunakan sisir yang bergigi jarang dan sisir perlahan-lahan.

Pada artikel yang akan datang, kita akan membahas tips memilih bahan khimar atau penutup kepala yang aman bagi kesehatan rambut. So, stay tune ya….

Berlanjut ke Berhijab, Rambut Tetap Sehat #2

Penulis:
Riawani Elyta
Penulis nonfiksi Sayap-sayap Sakinah, Sayap-sayap Mawaddah dan 14 novel.
Saat ini juga aktif sebagai kontributor media online, mentor kelas menulis online dan admin di komunitas Be A Writer.
FB : Riawani Elyta
Twitter : @RiawaniElyta
Blog : www.riawanielyta.com
IG : riawani_elyta

Ummahat

TIPS MENJADI WANITA PRODUKTIF #2

Ummahat

Meneruskan artikel terdahulu tentang Tips Menjadi Wanita Produktif #1, berikut ini adalah tips-tips lanjutan untuk menjadi wanita yang produktif :

4. Terus Menambah Wawasan, Pergaulan dan Kreativitas
Agar senantiasa produktif, tentu saja produktivitas harus dijaga. Dan di antara “bahan bakar” yang dapat menjaga produktivitas, adalah dengan terus menambah wawasan, memperluas pergaulan dan meningkatkan kreativitas. Wawasan bermanfaat untuk memperkaya ilmu pengetahuan kita, pergaulan dapat membantu kita memperluas relasi, jaringan, memperoleh ide dan peluang baru serta menambah silaturahim. Dan kreativitas pula akan membuat hasil karya kita terus mengalami pembaharuan, tidak stagnan dan monoton. Yang terakhir ini sangat penting jika produktivitas sahabat terkait dengan profesi. Misalnya saja sahabat adalah seorang desainer web. Maka kreativitas adalah amunisi penting untuk sahabat mengembangkan desain-desain baru yang tentu saja akan berpeluang menarik lebih banyak calon customer.

5. Mengurangi Kegiatan yang Kurang Bermanfaat
Mengambil waktu sejenak untuk refreshing sangat diperlukan. Tetapi jangan sampai terlena hingga waktu lebih banyak terpakai untuk hal-hal yang awalnya hanya diniatkan untuk refreshing. Contohnya saja, berlama-lama chatting di media sosial, cuci mata di mal hingga berjam-jam, dan sebagainya. Selain dapat mengurangi tingkat produktivitas, refreshing yang berlebihan juga dapat menguras energi yang seharusnya dapat digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat.

6. Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikis
Kesehatan adalah modal penting untuk mendukung produktivitas. Maka perlu tetap dijaga baik itu kesehatan fisik maupun psikis. Menjaga kesehatan fisik dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, istirahat dan olahraga yang cukup, serta menjauhi hal-hal yang dapat merugikan kesehatan. Sementara untuk menjaga kesehatan psikis, cara terbaik adalah dengan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dan melakukan amalan yang dicintaiNya, seperti sholat malam, berzikir, mengaji, mengikuti majelis ta’lim, bersedekah dan sebagainya.

Demikianlah tips sederhana agar menjadi seorang wanita yang produktif. Semoga tips ini bermanfaat dan mari kita isi waktu kita dengan produktivitas yang positif.

Penulis:
Riawani Elyta
Penulis nonfiksi Sayap-sayap Sakinah, Sayap-sayap Mawaddah dan 14 novel.
Saat ini juga aktif sebagai kontributor media online, mentor kelas menulis online dan admin di komunitas Be A Writer.
FB : Riawani Elyta
Twitter : @RiawaniElyta
Blog : www.riawanielyta.com
IG : riawani_elyta

Sirih

Keputihan? Obati dengan Daun Sirih!

Sirih
Sobat Sakinah, khususnya yang perempuan, pasti pernah mengalami keputihan. Memang, keputihan itu suatu hal yang lumrah. Tapi, jangan entengkan keputihan ya! Memang, keputihan bisa saja merupakan hal-hal yang disebabkan oleh faktor fisiologis. Ini keputihan yang normal. Misalnya, saat-saat menjelang haid, kebanyakan wanita mengalami keputihan fisiologis. Biasanya cairannya encer, bening, tidak berbau dan tidak menimbulkan gatal.
Tetapi, ada juga keputihan yang bersifat patologis, atau disebabkan oleh kuman-kuman penyakit. Cirinya cairan yang keluar dari vagina kental, warna putih, kekuningan atau kehijauan, berbau, menimbulkan gatal dan jelas sangat membuat kita tidak nyaman. Keputihan jenis ini biasanya disebabkan oleh kuman, jamur, bakteri dan virus, seperti Trichomonas vaginalis, jamur Monilla, Candidas, Bakteri Gardnella, dan sebagainya. Rata-rata, keputihan patologis ini disebabkan karena kurang terjaganya kebersihan di area V. Tapi ada juga yang disebabkan karena hubungan seks, seperti keputihan yang disebabkan karena virus HIV dan herpes.
Keputihan patologis, bisa berefek bahaya, seperti menimbulkan kemandulan dan kehamilan yang terjadi di luar kandungan (ektopik), lho! Waduuuh, gawat kan…! Makanya, jangan entengkan keputihan.
Banyak sekali obat-obat keputihan dijual di apotik-apotik. Tetapi, jangan lupakan salah satu obat alami yang disediakan oleh alami. Apa itu? Daun sirih. Yup, daun sirih (Piper betle), memang telah lama diteliti dan terbukti mengandung banyak zat-zat yang sangat berguna untuk melawan penyakit. Berabad-abad nenek moyang kita telah menjadikan sirih sebagai tanaman obat yang mujarab. Berbagai penyakit seperti batuk, mimisan, mata merah, sariawan/bengkak pada gusi, bahkan juga bau mulut dan bau badan, bisa diobati dengan daun sirih. Kandungan utama daun sirih adalah minyak atsiri dengan kandungan utama fenol (dan senyawa turunannya seperti kavikol, kavibetol, karvacol, eugenol, dan allilpyrocatechol), eugenol (yang bersifat antijamur), karoten, tiamin, riboflavin, asam nikotinat, vitamin C, tannin, gula, pati dan asam amino.
Cara mengobati keputihan dengan daun sirih, bisa Sobat lakukan dengan mengambil sekitar 10 lembar daun sirih lalu direbus dengan air sekitar 2 atau 3 liter. Air rebusan bisa Sobat gunakan untuk membersihkan area V Sobat. Lakukan secara rutin, ya! Insya Allah akan sangat terlihat perbedaannya. Anda akan lebih segar, sehat dan gembira, tanpa gangguan keputihan.
Tentu saja, pengobatan dengan daun sirih ini untuk keputihan patologis kategori ringan hingga sedang. Jika keputihan sudah sangat parah, apalagi disebabkan oleh virus-virus berbahaya seperti HIV dan Herpes, tentu harus datang kepada dokter ahli.
Selamat mencoba! (Ummu Arfans).

Keterangan: Gambar diambil dari http://www.natureloveyou.sg/Piper%20betle/DSC08737%20(12).jpg