Bekal Nikah Bag. 2: Persiapan Ruhiyah

akhwat mesir
akhwat mesir
Bismillahirahmanirrahiim … mari kita mulai saja lanjutan kultwit #bekalnikah … sudah siap menyimak?
 
1. Jika kemarin kita membahas #bekalnikah berupa persiapan fisik, sekarang kita akan bahas persiapan RUHIYAH.
 
2. Persiapan ruhiyah ini super-duper penting, lho … bahkan bisa dikatakan panglima dari semua #bekalnikah
 
3. Untuk mengilustrasikan betapa kekuatan ruhiyah itu sangat dahsyat perannya, mari kita sejenak melihat saat Perang Badar
4. Tahu kan, sejarah Perang Badar? Saat itu, persiapan Kaum Muslimin sungguh sangat jauh dibanding Kaum Quraisy
 
5. Jumlah pasukan Kaum Muslimin saat itu hanya 313 orang, dengan senjata seadanya. Sementara, Quraisy 1000 orang bersenjata lengkap

6. Tetapi, kekuatan ruhiyah Kaum Muslimin luar biasa. Maka, Kaum Muslimin berhasil menang secara gemilang
 
7. Pada malam sebelum Perang Badar, Rasulullah berdoa hingga menangis terisak-isak, memohon agar Allah memberikan pertolongan
 
8. Doa Rasul dan para sahabat terkabul, Allah turunkan para malaikat untuk ikut berperang, dan menurunkan rasa kantuk pada lawan
 
9. Maka, seperti yang sudah kami sebut tadi, kaum muslimin yg secara personal, persenjataan dan materi kalah jauh, ternyata menang telak di Badar
 
10. Peristiwa Badar menunjukkan bahwa kekuatan ruhiyah luar biasa penting. Meski beda kasus, menata ruhiyah sbg #bekalnikah itu utama
 
11. Pada proses menikah, terjadi sebuah peristiwa akad, yang merupakan sebuah perjanjian agung–mitsaaqon gholidzo
 
12. Frase miitsaaqon gholiidzo disebutkan dalam Al-Qur’an sebanyak 3x, merujuk pada sebuah makna yang sangat—teramat—dalam.
 
13. Pertama, di QS An-Nisa: 154. Saat Allah SWT mengangkat bukit Thursina untuk mengambil perjanjian & sumpah setia dari Bani Israil
 
14. Kedua, pada QS Al-Azhab: 7, yakni tentang perjanjian Allah dengan 5 nabi Ulul Azmi: Muhammad, Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa
 
15. Ketiga, di QS. An-Nisa: 21, di ayat tersebut, miitsaaqon gholiidzo merujuk pada perjanjian kuat dalam pernikahan.
 
16. Nah, dengan kekuatan perjanjian yang begitu dahsyat, JANGAN ANGGAP SEPELE, sebuah proses akad nikah.
 
17. Banyak kasus terjadi, justru saat akad nikah, banyak pasangan yang saking tegangnya malah tak mampu mengucapkan kata apapun
 
18. Coba deh, teman-teman baca artikel bagus dari Kak @afifahafra79 –> http://www.afifahafra.net/2014/01/jangan-sepelekan-akad-nikah.html#more
 
19. Dengan kekuatan ruhiyah dari banyak berdoa, zikir, puasa, shalat malam, baca Al-Quran dll, insya Allah semua akan dimudahkan
 
20. Seorang sahabat pernah bertekad, menjadikan saat akad nikah sebagai saat di mana kondisi hatinya ada pada keimanan yang tinggi
 
21. Ya, jika kita perempuan, dengan nikah, kita menyerahkan diri sepenuhnya kepada seorang lelaki yg menjadi qowwam kita.
 
22. Sementara, jika lelaki, dengan mengucap akad nikah, dia akan memiliki beban berat menafkahi lahir-batin.
 
23. Bagaimana mungkin dengan kejadian yang sangat penting dan besar buat kita, dan kita tidak memohon pertolongan-Nya?
 
24. Sayangnya, justru lebih banyak calon pengantin  lebih repot untuk urusan katering, gedung, kostum dll ketimbang menyucikan hati
 
25. Ops, bekal ruhiyah ini juga kudu tetap kita kuatkan, meski mungkin kita masih belum ada rencana menikah, lho…
 
26. Lantunkan doa dengan penuh kerendahan hati, agar kita diberikan jodoh yang shalih, mampu menjadi tambatan jiwa, penentram hati
 
27. Dan, jika jodoh sudah di ambang mata, tetaplah memohon agar dia memang jodoh yang terbaik, segala proses dimudahkan dst…
 
28. Mari jadikan hari pernikahan kita, bukan cuma sekadar penuh debar-debar cinta, tetapi juga penuh dengan kelezatan iman 
 
29. Dengan demikian, tatkala satu persatu tamu mendoakan kita, para penduduk langit pun mengamini doa sekalian penduduk bumi 
 
30. Demikian pembahasan #bekalnikah persiapan ruhiyah. Ihwal lainnya seperti finansial, sosial dll kan kami lanjut di lain kesempatan. 

2 comments

Leave a Reply to Arina Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *