6 Kiat Memulai Bisnis di Rumah

keuangan-usaha

keuangan-usahaSuatu hari, seorang kenalan bercerita tentang keinginannya untuk berhenti bekerja dan memulai bisnis di rumah. Alasannya agar bisa mengasuh anak dan punya lebih banyak waktu untuk diri sendiri dan keluarga.

Tentu, niat untuk bekerja di rumah adalah niat yang baik. Tetapi, ada beberapa hal harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk berhenti bekerja dan memulai bisnis di rumah. Berikut diantaranya :

  1. Sholat Istikharah

Dalam mengambil keputusan, terutama keputusan penting yang menyangkut prioritas hidup dan keluarga, kita sebaiknya memohon pertolongan Allah agar ditunjukkan pilihan yang terbaik. Caranya adalah dengan melakukan sholat istikarah dan berdoa dengan khusyu. Terkadang, keputusan itu tidak langsung datang seusai sholat, tetapi kita tidak boleh putus asa. Teruslah melakukan sholat dan berdoa dengan khusyu sampai pikiran kita dibukakan dengan petunjuk dariNya.

  1. Persiapan Mental

Saat memutuskan untuk berhenti bekerja, ada banyak perubahan akan kita hadapi. Mulai dari perubahan lingkungan, lingkup pergaulan, sumber penghasilan, termasuk omongan miring orang-orang di sekitar kita yang menyayangkan keputusan tersebut. Oleh karenanya, ada baiknya kita mempersiapkan mental untuk menghadapi semua perubahan yang cukup drastis ini. Jika mental tidak siap, maka sedikit saja muncul hal yang kurang menyenangkan, kita akan mudah merasa kecewa dan menyesali keputusan.

  1. Pengetahuan

Untuk memulai bisnis dibutuhkan perencanaan yang matang dan pengetahuan tentang bisnis itu sendiri. Bisnis bukanlah sulap yang dapat terjadi begitu saja. Melainkan butuh usaha, kerja keras dan strategi. Oleh karenanya, persiapkan diri dengan pengetahuan seputar ilmu bisnis dan prakteknya saat telah memiliki niat untuk berbisnis di rumah.

  1. Riset

Sebelum mulai berbisnis, lakukan riset terlebih dulu terhadap kebutuhan orang-orang di lingkungan kita, sehingga mudah untuk memilih jenis produk yang akan dipasarkan. Sesuaikan juga dengan minat dan hobi kita. Karena melakukan bisnis yang seiring sejalan dengan apa yang kita minati, akan membuat kita merasa bahagia dan nyaman melakukannya.

  1. Finansial

Bisnis adalah sebuah proses yang dinamis dan tidak langsung bertumbuh dalam sekejap. Juga tidak ada yang bisa memastikan bisnis akan berjalan lancar begitu kita memulainya. Tak jarang, bisnis baru menunjukkan perkembangan yang signifikan setelah melalui jangka waktu berbulan-bulan atau bahkan hingga bertahun-tahun. Oleh sebab itu, sebaiknya cek dulu kesiapan finansial kita sebelum banting setir ke dunia bisnis. Minimal, kita masih punya tabungan atau aset pribadi yang cukup untuk biaya kebutuhan dasar selama setahun ke depan saat memutuskan untuk mulai berbisnis. Dengan demikian, jika ternyata bisnis kita tak berjalan sesuai harapan, atau menemui batu sandungan di awal prosesnya, kita tidak akan langsung jatuh kolaps dan kesulitan memikirkan biaya hidup.

  1. Manajemen waktu

Pikirkan juga bagaimana kita akan mengatur waktu jika berbisnis di rumah. Bagaimana membagi waktu untuk mengasuh anak, pekerjaan rumah tangga dan untuk urusan bisnis itu sendiri. Jangan sampai niat kita untuk berbisnis di rumah karena ingin selalu dekat dengan anak justru menjadi bumerang saat kita keteteran membagi waktu.

Berbisnis di rumah adalah sebuah aktivitas yang mengasyikkan dan menghasilkan jika kita mengetahui trik-trik menghadapi dan menjalankannya. Jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah swt agar niat baik dan usaha kita senantiasa dipermudah dan rejeki kita pun memperoleh berkah.

Selamat berbisnis di rumah :-)

 

Penulis

Riawani Elyta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *