tumbuh-kembang-anak-7

1000 Hari Pertama Kehidupan Anak

tumbuh-kembang-anak-7

sumber gambar disini

Kita semua tentu menginginkan anak-anak kelak cerdas dan memiliki masa depan yang cerah, dan kita semua menyadari sebagai orang tua, tanggung jawab kita mendidik anak adalah sebuah aktifitas yang berlangsung seumur hidup. Bila diibaratkan sedang membangun rumah, pasti semua diawali dengan desain di atas kertas sebelum diwujudkan dengan semen dan batu. Begitupun pendidikan anak, kita sebagai orang tua pasti sudah memiliki desain masing-masing di otak kita, bahkan beberapa dari kita sudah memetakannya di atas kertas. Semua itu kita rancang dengan sebuah harapan, bahwa penerapan dari desain itu lambat laun akan membentuk anak kita sesuai dengan sebuah konsep yang kita bayangkan.

Saat desain kita yang sangat bagus itu mulai diimplementasikan lewat susunan batu dan semen, mau tidak mau, suka tidak suka, seberapa bagus atau tingginya rumah itu,tentu harus dimulai dari pondasinya terlebih dahulu bukan? Begitupun pendidikan anak, tanpa pondasi yang kuat maka segala yang sudah kita susun bisa-bisa akan jatuh berantakan. Alih-alih membuat anak tumbuh sesuai bayangan kita, malah bisa jadi kita yang tidak bisa mengendalikan pertumbuhan psikis dan pengetahuan mereka.

Karena itulah pemerintah telah menerapkan konsep pentingnya 1000 Hari Pertama kehidupan anak sejak september 2012, dimana ditekankan pentingnya masa1000 hari kehidupan anak mulai dari dalam kandungan sampai usia dua tahun. Psikolog Dra Ratih A Ibrahim,MM mengatakan 1000 hari pertama ini sangat penting karena pada masa itu adalah masa krusial bagi perkembangan anak karena merupakan periode penting berkembangannya otak anak yang akan menjadi pondasi dalam membangun kemampuan kognitif, sosial, dan psikomotor anak. Hal ini menjadi sangat penting bagi calon orang tua agar segera mempersiapkan diri agar mampu menjadikan calon anaknya kelakmemiliki masa depan yang cerah.

Menjalani 1000 hari pertama itu dengan memenuhi kebutuhan mendasar anak yaitu nutrisi yang cukup karena penentu pertumbuhan otak dan stimulasi yang tepat dapat mengembangkan seluruh aspek kecerdasaan dalam diri anak meliputi kognisi, fisik dan psikososial anak dan yang terpenting adalah terjalinnya ikatan emosional dengan orang tua, karena kita merupakan pihak-pihak yang harus memenuhi kebutuhan anak dan membimbing anak agar lebih terarah, menemani anak belajar dan bereskplorasi serta memberikan kasih sayang setiap saat. (fm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>